MATARAM – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Nusa Tenggara Barat (IKA PMII NTB) mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam menurunkan angka kemiskinan melalui Program Desa Berdaya.
Program ini dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dilaksanakan secara terintegrasi dan berbasis data yang akurat.
Ketua Umum PW IKA PMII NTB, Akhdiansyah, mengatakan Program Desa Berdaya merupakan langkah strategis dalam mendorong pengentasan kemiskinan dan memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Menurutnya, keberhasilan program ini membutuhkan sinergi antarpemangku kepentingan serta dukungan data yang valid dalam proses perencanaan dan pelaksanaannya.
“IKA PMII NTB mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam menurunkan angka kemiskinan melalui Program Desa Berdaya. Program ini memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat apabila dilaksanakan secara terintegrasi dan berbasis data yang akurat,” ujar Akhdiansyah, Sabtu 13 Juni 2026.
IKA PMII NTB juga menyampaikan sejumlah rekomendasi guna memperkuat efektivitas Program Desa Berdaya. Salah satunya adalah integrasi program dengan berbagai program pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota.
“Kami merekomendasikan integrasi Program Desa Berdaya dengan program pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota agar tercipta sinergi dan keberlanjutan pembangunan,” tutur Akhdiansyah.
Selain integrasi program, IKA PMII NTB menilai keberhasilan upaya pengentasan kemiskinan tidak cukup diukur dari penurunan angka kemiskinan. Penilaian juga perlu mencakup peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
“Keberhasilan program tidak hanya berorientasi pada penurunan angka kemiskinan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui akses terhadap pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan layanan dasar lainnya,” katanya.
IKA PMII NTB juga mendorong penyusunan strategi percepatan pencapaian target Program Desa Berdaya yang didukung data valid, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Langkah ini dinilai penting agar setiap kebijakan dan intervensi pembangunan benar-benar tepat sasaran.
“Perlu disusun strategi percepatan pencapaian target program yang didukung oleh data yang valid, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Akhdiansyah.
IKA PMII NTB berharap Program Desa Berdaya dapat terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor dan pendekatan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Upaya itu diharapkan mampu mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTB secara berkelanjutan,” kata Akhdiansyah menambahkan
Sumber : Metro NTB





