Profil Prof. Masnun Tahir: Rektor UIN Mataram, Ketua PWNU NTB, dari Anak Petani hingga Tokoh Nasional

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag.

Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag.

MATARAM – Nama Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag. merupakan salah satu tokoh pendidikan dan keagamaan paling berpengaruh di Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain dikenal sebagai akademisi, Prof. Masnun juga dipercaya memimpin organisasi keagamaan terbesar di Indonesia sebagai Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) NTB.

Saat ini, Prof. Masnun Tahir menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Mataram dan kembali terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU NTB untuk masa khidmat 2025–2030.

Lahir dari Keluarga Sederhana di Lombok Tengah

Prof. Masnun Tahir lahir pada 27 Agustus 1975 di Dusun Tenten Lauk, Desa Bujak, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah.

Perjalanan hidupnya penuh perjuangan. Dalam berbagai kesempatan, Prof. Masnun menceritakan masa kecilnya yang sederhana. Saat masih sekolah, ia menggunakan ikat pinggang dari tali sederhana dan sepulang sekolah membantu orang tua mencari rumput untuk ternak serta bekerja sebagai buruh pembuatan genteng.

Pengalaman tersebut membentuk karakter kerja keras dan semangat menuntut ilmu yang kemudian membawanya menjadi salah satu tokoh pendidikan terkemuka di NTB.

Riwayat Pendidikan Prof. Masnun Tahir

Perjalanan pendidikan Prof. Masnun dimulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi dengan konsentrasi studi keislaman.

Pendidikan Formal

  • SDN Lendang Terong (1982–1987)
  • MTs Pondok Pesantren Uswatun Hasanah (1987–1990)
  • MAN Program Khusus (MANPK) Mataram (1990–1993)
  • S1 IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (1994–1999)
  • S2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2000–2002)
  • S3 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta (2005–2011)

Selain pendidikan formal, Prof. Masnun juga memperdalam ilmu agama di sejumlah pesantren dan majelis ilmu di Yogyakarta.

Pernah Menjadi Kuli Bangunan Saat Kuliah

Kesuksesan yang diraih saat ini tidak diperoleh secara instan. Ketika menempuh pendidikan sarjana di Yogyakarta, Prof. Masnun diketahui pernah bekerja sebagai kuli bangunan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pendidikan.

Baca Juga  IKA-PMII NTB Gelar Iftor Jama’i ke-7, Tekankan Keaktfikan Alumni dan Kaderisasi

Kisah perjuangan tersebut sering menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda NTB bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan tinggi.

Kiprah Organisasi dan Pengabdian

Selain aktif di dunia akademik, Prof. Masnun memiliki rekam jejak panjang dalam organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.

Beberapa jabatan yang pernah dan sedang diemban antara lain:

  • Ketua Umum Ikatan Alumni Pondok Pesantren Uswatun Hasanah (IKAPPUH) sejak 2000
  • Wakil Ketua PW GP Ansor NTB (2004–2006)
  • Mabincab PMII Mataram
  • Wakil Syuriah PWNU NTB (2012–2017)
  • Ketua Divisi Pengkaderan MUI NTB (2015–2020)
  • Direktur Madrasah Development Center NTB (2016–2021)
  • Ketua Tanfidziyah PWNU NTB (2019–2024)
  • Ketua Tanfidziyah PWNU NTB (2025–2030)

Menjadi Rektor UIN Mataram

Pada 2021, Prof. Masnun Tahir resmi dilantik sebagai Rektor UIN Mataram.

Di bawah kepemimpinannya, UIN Mataram terus memperkuat kualitas akademik, tata kelola perguruan tinggi, pengembangan riset, serta pengabdian kepada masyarakat. Ia dikenal sebagai sosok yang mendorong modernisasi kampus berbasis nilai-nilai Islam moderat.

Kembali Memimpin PWNU NTB

Dalam Konferensi Wilayah XIV Nahdlatul Ulama NTB, Prof. Masnun Tahir kembali dipercaya menjadi Ketua Tanfidziyah PWNU NTB periode 2025–2030.

Sementara posisi Rais Syuriah dipercayakan kepada TGH Lalu Turmudzi Badaruddin. Penetapan keduanya dilakukan melalui mekanisme musyawarah Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA).

Masuk Jajaran Pimpinan MUI

Selain memimpin PWNU NTB, Prof. Masnun juga masuk dalam jajaran kepengurusan Majelis Ulama Indonesia periode 2025–2030 sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan. Posisi tersebut semakin menegaskan perannya sebagai tokoh ulama dan akademisi di tingkat nasional.

Sosok yang Dianggap Layak Memimpin NTB

Dalam beberapa tahun terakhir, nama Prof. Masnun Tahir juga kerap disebut dalam berbagai diskusi publik sebagai salah satu tokoh yang memiliki kapasitas kepemimpinan untuk mengemban jabatan strategis di NTB.

Baca Juga  IKA-PMII NTB Gelar Iftor Jama’i ke-7, Tekankan Keaktfikan Alumni dan Kaderisasi

Latar belakangnya sebagai akademisi, ulama, organisatoris, dan pemimpin perguruan tinggi menjadi modal kuat dalam membangun kepercayaan publik.

Kepengurusan PWNU NTB Terbaru 2025–2030

Hasil Konferwil XIV NU NTB menetapkan:

  • Rais Syuriah: TGH Lalu Turmudzi Badaruddin
  • Ketua Tanfidziyah: Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag.

Kepengurusan masa khidmat 2025–2030 secara resmi dilantik pada September 2025 di Auditorium UIN Mataram.

Penutup

Perjalanan hidup Prof. Masnun Tahir merupakan contoh nyata bagaimana pendidikan, kerja keras, dan pengabdian dapat mengantarkan seseorang dari desa kecil di Lombok Tengah menuju posisi strategis di dunia pendidikan dan organisasi keagamaan nasional.

Sebagai Rektor UIN Mataram, Ketua PWNU NTB, dan pimpinan MUI, Prof. Masnun terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam, penguatan moderasi beragama, dan pembangunan sumber daya manusia di Nusa Tenggara Barat maupun Indonesia.

Follow WhatsApp Channel berita.ikapmiintb.or.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IKA-PMII NTB Gelar Iftor Jama’i ke-7, Tekankan Keaktfikan Alumni dan Kaderisasi

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:16 WITA

Profil Prof. Masnun Tahir: Rektor UIN Mataram, Ketua PWNU NTB, dari Anak Petani hingga Tokoh Nasional

Berita Terbaru

Sekretaris PW IKA PMII NTB, Moh Akri.

HEADLINE

IKA PMII NTB Sampaikan Tiga Rekomendasi Jelang Pilkades Serentak

Selasa, 16 Jun 2026 - 16:56 WITA