Sabolah Al Kalamby : Dari PMII Mataram Menuju Panggung Nasional

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sabolah Al Kalamby

Sabolah Al Kalamby

Nama Sabolah Al Kalamby merupakan salah satu figur muda asal Nusa Tenggara Barat yang berhasil menorehkan jejak kepemimpinan di tingkat daerah maupun nasional. Berangkat dari proses kaderisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Sabolah tumbuh menjadi pemimpin muda yang aktif dalam berbagai bidang, mulai dari gerakan mahasiswa, organisasi kepemudaan, dunia usaha, hingga sektor strategis nasional.

Lahir dan besar di Dusun Kelambi, Desa Pandan Indah, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Sabolah dikenal sebagai sosok yang konsisten menjaga hubungan antara dunia gerakan, kepemudaan, dan pembangunan daerah.

Berproses dari Tradisi PMII Mataram

Perjalanan kepemimpinan Sabolah tidak dapat dipisahkan dari sejarah panjang PMII Mataram yang berdiri sejak tahun 1972. Organisasi yang dirintis oleh tokoh-tokoh seperti Lalu Misban, Lalu Putrajab, Ahmad Taqiuddin, dan Marinah Hardi tersebut telah menjadi ruang kaderisasi bagi banyak pemimpin daerah dan nasional asal Nusa Tenggara Barat.

Dalam perjalanan sejarah PMII Mataram, Sabolah Al Kalamby tercatat sebagai Ketua PMII Cabang Mataram periode 2012–2013. Masa kepemimpinannya berada pada fase ketika PMII semakin aktif merespons isu-isu demokrasi, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.

Sebagai Ketua Cabang, ia dikenal aktif mendorong penguatan kaderisasi, memperluas jaringan gerakan mahasiswa, serta membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Kepemimpinannya menjadi bagian dari mata rantai regenerasi PMII Mataram yang terus melahirkan kader-kader potensial di berbagai bidang.

Mencetak Sejarah di PB PMII

Karier organisasinya terus berkembang hingga tingkat nasional. Setelah menyelesaikan pengabdiannya di PMII Mataram, Sabolah dipercaya mengemban berbagai amanah di lingkungan Pengurus Besar PMII.

Puncaknya, ia berhasil mencatat sejarah sebagai Sekretaris Jenderal Pengurus Besar PMII Periode 2017–2021, salah satu posisi paling strategis dalam organisasi mahasiswa Islam terbesar di lingkungan Nahdlatul Ulama tersebut.

Keberhasilannya menduduki jabatan Sekretaris Jenderal PB PMII menjadikannya sebagai salah satu kader terbaik asal Nusa Tenggara Barat yang mampu menembus kepemimpinan nasional PMII. Posisi tersebut juga menempatkannya sebagai representasi kuat kader PMII NTB di tingkat nasional.

Pengalaman Kebijakan Publik dan Kepemudaan

Selain aktif dalam organisasi mahasiswa, Sabolah juga memiliki pengalaman di bidang kebijakan publik dan pemerintahan. Ia pernah mengemban tugas sebagai Tenaga Ahli DPR RI pada periode 2018–2020, yang memberinya pengalaman langsung dalam proses perumusan kebijakan dan tata kelola pemerintahan nasional.

Pengalaman tersebut semakin memperluas perspektifnya dalam melihat berbagai persoalan pembangunan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.

Pada tahun 2024, ia turut berpartisipasi dalam kontestasi demokrasi sebagai calon anggota DPD RI Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat. Langkah tersebut menunjukkan komitmennya untuk terus berkontribusi bagi daerah melalui jalur pengabdian publik.

Aktif di Dunia Usaha dan HIPMI

Setelah menyelesaikan pengabdiannya di dunia gerakan mahasiswa, Sabolah juga aktif mengembangkan kapasitas kepemimpinan di sektor ekonomi dan kewirausahaan.

Ia dikenal sebagai bagian dari kader muda HIPMI NTB, yang mendorong lahirnya generasi pengusaha muda sebagai penggerak ekonomi daerah. Keterlibatannya di HIPMI memperkuat perspektifnya bahwa pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi antara sektor pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

Korwil Karang Taruna Bali–Nusra

Pada penghujung tahun 2025, Sabolah kembali memperoleh amanah strategis ketika ditunjuk sebagai Koordinator Wilayah Karang Taruna Bali dan Nusa Tenggara.

Selain itu, ia juga dipercaya sebagai Caretaker Karang Taruna Provinsi NTB dan Bali untuk membantu proses konsolidasi organisasi kepemudaan tersebut.

Penunjukan tersebut menunjukkan kepercayaan yang besar terhadap kapasitas kepemimpinan, jaringan, dan pengalaman organisasinya dalam membangun gerakan kepemudaan di kawasan Bali dan Nusa Tenggara.

Menjadi Komisaris MGPA

Tonggak penting berikutnya dalam perjalanan kariernya terjadi pada tahun 2026 ketika ia resmi dipercaya menjadi Komisaris PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA), perusahaan yang mengelola Pertamina Mandalika International Circuit.

Penunjukan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat karena untuk pertama kalinya putra daerah yang lahir dan besar di Lombok memperoleh amanah strategis dalam struktur pengelolaan kawasan Mandalika yang menjadi salah satu destinasi pariwisata super prioritas nasional.

Melalui posisi tersebut, Sabolah berkomitmen mendorong kolaborasi antara pengelola kawasan, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat agar manfaat pembangunan Mandalika dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat NTB.

Menjaga Nilai-Nilai PMII dan NU

Meski telah berkiprah di berbagai sektor, Sabolah tetap dikenal sebagai kader PMII yang menjunjung tinggi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah, kebangsaan, dan kemanusiaan.

Baginya, PMII merupakan sekolah kepemimpinan yang membentuk karakter, integritas, dan kemampuan membangun jaringan. Nilai-nilai itulah yang kemudian menjadi bekal dalam berbagai ruang pengabdian yang dijalaninya hingga saat ini.

Warisan Kepemimpinan

Dalam perjalanan hidup dan pengabdiannya, Sabolah Al Kalamby dikenal sebagai:

• Ketua PMII Cabang Mataram Periode 2012–2013
• Sekretaris Jenderal PB PMII Periode 2017–2021

• Staf Wakil Menteri BUMN (Aminudin Ma’ruf)

• Staf Khusus Sekjend DPD RI H. Muhammad Iqbal

• Tokoh muda NTB yang berkiprah di tingkat nasional
• Mantan Tenaga Ahli DPR RI
• Wakil Ketua BPP HIPMI
• Koordinator Wilayah Karang Taruna Bali–Nusa Tenggara
• Komisaris PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) BUMN

• Penggerak pemberdayaan pemuda dan pembangunan daerah

Perjalanan Sabolah Al Kalamby menunjukkan bahwa proses kaderisasi PMII mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya aktif di lingkungan organisasi, tetapi juga mampu mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah dan nasional. Dari ruang-ruang kaderisasi PMII Mataram hingga panggung nasional, ia menjadi representasi keberhasilan kader PMII NTB dalam mengukir prestasi dan pengabdian bagi bangsa dan negara.

Follow WhatsApp Channel berita.ikapmiintb.or.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Prof. Masnun Tahir: Rektor UIN Mataram, Ketua PWNU NTB, dari Anak Petani hingga Tokoh Nasional
Prof. Dr. H. Muhammad Saleh Ending, M.A
Drs. H. Marinah Hardy: Tokoh Penggerak PMII Mataram dan Penjaga Estafet Kaderisasi
Drs. H. Moh. Jamiludin, MM Pemimpin Regenerasi PMII Mataram dan Penguat Tradisi Kaderisasi
Jayadi : Dari PMII Menuju Pengabdian untuk Nahdlatul Ulama dan Pemberdayaan Masyarakat
Rakerwil dan Rapimwil IKA PMII NTB Digelar Pekan Depan, Konsolidasi Alumni untuk NTB Makmur Mendunia
Prof. Dr. H. M. Zaidi Abdad, M.Ag., Guru Besar UIN Mataram yang Konsisten Mengabdi untuk Pendidikan, Pesantren, dan Nahdlatul Ulama
Muhammad Shalihin : Dari Aktivis PMII Mataram Menjadi Pengusaha Muda dan Penggerak Ekonomi Kerakyatan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:58 WITA

Prof. Dr. H. Muhammad Saleh Ending, M.A

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:57 WITA

Drs. H. Marinah Hardy: Tokoh Penggerak PMII Mataram dan Penjaga Estafet Kaderisasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:57 WITA

Drs. H. Moh. Jamiludin, MM Pemimpin Regenerasi PMII Mataram dan Penguat Tradisi Kaderisasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:57 WITA

Jayadi : Dari PMII Menuju Pengabdian untuk Nahdlatul Ulama dan Pemberdayaan Masyarakat

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:57 WITA

Rakerwil dan Rapimwil IKA PMII NTB Digelar Pekan Depan, Konsolidasi Alumni untuk NTB Makmur Mendunia

Berita Terbaru

Prof. Dr. H. Muhammad Saleh Ending, M.A

PMII & ALUMNI

Prof. Dr. H. Muhammad Saleh Ending, M.A

Jumat, 10 Jul 2026 - 16:58 WITA