Drs. H. Moh. Jamiludin, MM Pemimpin Regenerasi PMII Mataram dan Penguat Tradisi Kaderisasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Drs. H. Moh. Jamiludin, MM.

Drs. H. Moh. Jamiludin, MM.

Drs. H. Moh. Jamiludin, MM merupakan salah satu tokoh penting dalam perjalanan sejarah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Mataram dan Nusa Tenggara Barat. Beliau dikenal sebagai kader, aktivis, dan pemimpin organisasi yang lahir dari proses kaderisasi PMII pada masa pertumbuhan organisasi di NTB.

Sebagai Ketua PMII Cabang Mataram periode 1989–1991, H. Moh. Jamiludin memimpin organisasi pada fase transisi penting, yakni ketika PMII mulai memasuki era penguatan kelembagaan, perluasan kaderisasi, dan peningkatan peran mahasiswa dalam menjawab berbagai dinamika sosial, pendidikan, dan pembangunan daerah.

Kepemimpinannya menjadi bagian dari mata rantai sejarah yang menghubungkan generasi perintis PMII Mataram dengan generasi-gerakan berikutnya yang kemudian berkembang pesat hingga menjadi salah satu organisasi mahasiswa terbesar di Nusa Tenggara Barat.

Melanjutkan Warisan Para Pendiri

Perjalanan PMII di Mataram bermula dari inisiatif para alumni PMII yang kembali ke NTB setelah menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Pulau Jawa. Tokoh-tokoh seperti Drs. H. Israil, L. Moh. Chatim, BA, dan Prof. Lalu Saeful Muslim menjadi pelopor yang memperkenalkan PMII kepada mahasiswa di Mataram sejak tahun 1960-an.

Melalui proses panjang kaderisasi dan konsolidasi, PMII Cabang Mataram resmi berdiri pada tahun 1972 dengan Lalu Misban sebagai Ketua Umum pertama dan Lalu Putrajab sebagai Sekretaris Umum.

Dalam perjalanan berikutnya, PMII terus berkembang melalui kepemimpinan sejumlah tokoh, termasuk Marinah Hardi yang memimpin pada periode 1985–1989. Setelah masa kepemimpinan tersebut, estafet organisasi dipercayakan kepada Drs. H. Moh. Jamiludin, MM.

Beliau hadir sebagai generasi penerus yang bertugas menjaga kesinambungan gerakan serta memperkuat pondasi organisasi yang telah dibangun oleh para pendahulunya.

Ketua PMII Mataram Periode 1989–1991

Saat memimpin PMII Cabang Mataram periode 1989–1991, H. Moh. Jamiludin menghadapi berbagai tantangan perkembangan dunia kemahasiswaan yang semakin dinamis.

Pada masa itu, PMII tidak hanya dituntut menjadi organisasi kader, tetapi juga harus mampu menghadirkan gagasan dan kontribusi nyata terhadap persoalan masyarakat. Karena itu, di bawah kepemimpinannya, PMII terus memperkuat tradisi kaderisasi, pengembangan intelektual, dan pembentukan karakter kepemimpinan mahasiswa.

Beliau mendorong agar PMII menjadi ruang pembelajaran yang mampu melahirkan kader-kader yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, wawasan kebangsaan, dan komitmen keislaman yang kuat.

Penguat Tradisi Kaderisasi

Sebagai organisasi kader, PMII menempatkan proses kaderisasi sebagai jantung gerakan. H. Moh. Jamiludin termasuk tokoh yang memiliki perhatian besar terhadap penguatan kaderisasi tersebut.

Beliau meyakini bahwa keberlangsungan organisasi sangat ditentukan oleh kualitas kader yang dihasilkan. Karena itu, berbagai forum diskusi, pelatihan kepemimpinan, penguatan ideologi organisasi, serta pengembangan kapasitas intelektual mahasiswa terus menjadi perhatian selama masa kepemimpinannya.

Komitmen tersebut turut memperkuat posisi PMII sebagai laboratorium kepemimpinan yang melahirkan banyak kader potensial di Nusa Tenggara Barat.

Menjaga Hubungan PMII dan Nahdlatul Ulama

Sebagai bagian dari keluarga besar PMII yang lahir dari tradisi Ahlussunnah wal Jamaah Nahdlatul Ulama, H. Moh. Jamiludin juga dikenal memiliki perhatian terhadap hubungan historis antara PMII dan NU.

Beliau memandang bahwa PMII memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi intelektual muda Nahdlatul Ulama yang mampu mengisi berbagai ruang pengabdian di tengah masyarakat.

Karena itu, nilai-nilai keislaman moderat, toleran, dan kebangsaan yang menjadi ciri khas PMII dan NU terus dijaga sebagai landasan gerakan organisasi.

Kiprah sebagai Tokoh Alumni

Setelah menyelesaikan masa kepemimpinannya di PMII Mataram, H. Moh. Jamiludin tetap menjadi bagian dari keluarga besar PMII dan terus memberikan perhatian terhadap perkembangan organisasi.

Sebagai alumni senior, beliau menjadi salah satu mata rantai penting yang menjaga kesinambungan komunikasi antara generasi pendahulu dengan kader-kader muda PMII. Pengalaman organisasi yang dimilikinya menjadi sumber inspirasi dan pembelajaran bagi generasi penerus.

Peran tersebut menunjukkan bahwa pengabdian kepada PMII tidak berhenti ketika masa kepengurusan berakhir, melainkan terus berlanjut dalam bentuk pembinaan, pendampingan, dan dukungan terhadap proses kaderisasi.

Warisan Perjuangan

Dalam sejarah PMII Kota Mataram, Drs. H. Moh. Jamiludin, MM dikenal sebagai:

• Ketua PMII Cabang Mataram Periode 1989–1991
• Penerus estafet kepemimpinan generasi awal PMII Mataram
• Penguat tradisi kaderisasi dan pengembangan intelektual mahasiswa
• Penjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah dan kebangsaan
• Tokoh alumni yang konsisten mendukung perkembangan PMII NTB
• Penghubung generasi kader PMII dalam proses regenerasi organisasi

Jejak pengabdian Drs. H. Moh. Jamiludin, MM menjadi bagian penting dari sejarah panjang PMII Mataram. Kepemimpinannya pada masa transisi organisasi telah membantu memperkuat fondasi kaderisasi dan menjaga kesinambungan perjuangan PMII di Nusa Tenggara Barat.

Bagi kader PMII masa kini, sosok beliau menjadi teladan tentang pentingnya loyalitas terhadap organisasi, komitmen terhadap kaderisasi, serta pengabdian yang berkelanjutan bagi agama, bangsa, dan negara. Semangat perjuangannya merupakan bagian dari warisan berharga yang terus hidup dalam perjalanan PMII hingga hari ini.

Follow WhatsApp Channel berita.ikapmiintb.or.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prof. Dr. H. Muhammad Saleh Ending, M.A
Profil Prof. Masnun Tahir: Rektor UIN Mataram, Ketua PWNU NTB, dari Anak Petani hingga Tokoh Nasional
IKA-PMII NTB Gelar Iftor Jama’i ke-7, Tekankan Keaktfikan Alumni dan Kaderisasi
Sejarah Awal Masuk PMII di Mataram: Jejak Pergerakan Mahasiswa Islam di Nusa Tenggara Barat
Lalu Putrajab: Tokoh Perintis dan Penggerak Awal PMII Mataram
Drs. H. Marinah Hardy: Tokoh Penggerak PMII Mataram dan Penjaga Estafet Kaderisasi
Jayadi : Dari PMII Menuju Pengabdian untuk Nahdlatul Ulama dan Pemberdayaan Masyarakat
Rakerwil dan Rapimwil IKA PMII NTB Digelar Pekan Depan, Konsolidasi Alumni untuk NTB Makmur Mendunia

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:58 WITA

Prof. Dr. H. Muhammad Saleh Ending, M.A

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:57 WITA

IKA-PMII NTB Gelar Iftor Jama’i ke-7, Tekankan Keaktfikan Alumni dan Kaderisasi

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:57 WITA

Sejarah Awal Masuk PMII di Mataram: Jejak Pergerakan Mahasiswa Islam di Nusa Tenggara Barat

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:57 WITA

Lalu Putrajab: Tokoh Perintis dan Penggerak Awal PMII Mataram

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:57 WITA

Drs. H. Marinah Hardy: Tokoh Penggerak PMII Mataram dan Penjaga Estafet Kaderisasi

Berita Terbaru

Prof. Dr. H. Muhammad Saleh Ending, M.A

PMII & ALUMNI

Prof. Dr. H. Muhammad Saleh Ending, M.A

Jumat, 10 Jul 2026 - 16:58 WITA