Dari KOPRI PMII hingga Ketua IKA PMII Mataram, Dr. Erma Suriani Konsisten Mengabdi di Dunia Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Erma Suriani

Dr. Erma Suriani

MATARAM – Kiprah kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Nusa Tenggara Barat terus mewarnai berbagai sektor strategis, mulai dari dunia akademik, organisasi kemasyarakatan, hingga pemberdayaan perempuan. Salah satu sosok yang menjadi inspirasi adalah Dr. Erma Suriani, S.Ag., M.S.I., akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram yang kini dipercaya memimpin Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Mataram.

Perjalanan pengabdian Dr. Erma menunjukkan bagaimana proses kaderisasi PMII mampu melahirkan pemimpin perempuan yang tidak hanya berkiprah di lingkungan kampus, tetapi juga aktif dalam organisasi Nahdlatul Ulama (NU), Majelis Ulama Indonesia (MUI), hingga Ikatan Alumni PMII.

Lahir di Mandik Batu, Lombok Timur, pada 31 Desember 1976, Erma Suriani menempuh pendidikan dasar di SDN 2 Gelanggang Sakra, kemudian melanjutkan ke MTs Pondok Pesantren Nurul Hakim Kediri Lombok Barat, dan MA Pondok Pesantren Nurul Hakim dengan konsentrasi Biologi.

Semangat menuntut ilmu membawanya melanjutkan pendidikan tinggi di STAIN Mataram pada Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dan lulus pada tahun 2000. Selanjutnya ia menyelesaikan pendidikan magister di IAIN Walisongo Semarang pada Program Studi Pendidikan Islam pada tahun 2009.

Komitmennya dalam pengembangan keilmuan berlanjut hingga meraih gelar doktor pada Program Studi Doktor Studi Islam di UIN Sunan Ampel Surabaya pada tahun 2021. Sebelumnya, pada tahun 2010, ia juga memperoleh Sertifikat Pendidik Profesional sebagai dosen.

Berproses dari PMII hingga Menjadi Ketua IKA PMII Mataram

Dalam perjalanan organisasinya, Dr. Erma Suriani merupakan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang aktif sejak masa kuliah.

Ia pernah dipercaya menjadi Ketua Korps PMII Putri (KOPRI) Cabang Mataram periode 1999–2000, sebuah amanah yang menjadi tonggak awal kepemimpinannya di organisasi mahasiswa.

Setelah menyelesaikan masa aktif sebagai kader mahasiswa, pengabdiannya kepada PMII tidak pernah berhenti. Pada tahun 2022, ia kembali memperoleh kepercayaan sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) PMII Cabang Mataram periode 2022–2027.

Di bawah kepemimpinannya, IKA PMII Cabang Mataram terus mendorong penguatan jejaring alumni, kolaborasi lintas profesi, serta kontribusi nyata alumni dalam pembangunan daerah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Berkiprah di Dunia Akademik

Sebagai dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) di UIN Mataram, Dr. Erma Suriani dikenal aktif dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Perjalanan kepemimpinannya di lingkungan kampus terus berkembang melalui berbagai jabatan strategis. Ia pernah menjabat sebagai:

  • Ketua Qur’anic Center UIN Mataram (2016–2017)
  • Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab UIN Mataram (2021–2025)
  • Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Mataram (2026–2029)

Sebagai Kepala PSGA, ia memiliki komitmen memperkuat pengarusutamaan gender, perlindungan perempuan dan anak, serta menciptakan lingkungan pendidikan tinggi yang inklusif dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan.

Aktif di Organisasi Nahdlatul Ulama

Selain aktif di dunia akademik, Dr. Erma juga dikenal sebagai kader perempuan Nahdlatul Ulama yang konsisten mengembangkan organisasi.

Beberapa amanah yang pernah dan sedang diembannya antara lain:

  • Sekretaris Umum PW IPPNU NTB (2000–2003)
  • Sekretaris I Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) NTB (2012–2017)
  • Ketua Biro Pengembangan Potensi Perempuan PW Muslimat NU NTB (2016–2021)
  • Ketua Yayasan Kesejahteraan Muslimat (YKM) NU NTB (2020–2025)
  • Sekretaris I PW Muslimat NU NTB (2021–2026)

Konsistensi tersebut menunjukkan dedikasinya dalam memperkuat kapasitas perempuan, pendidikan keluarga, serta pemberdayaan masyarakat melalui organisasi kemasyarakatan Islam.

Mengabdi Melalui Majelis Ulama Indonesia

Kepercayaan terhadap kapasitas akademik dan kepemimpinannya juga terlihat dari amanah yang diberikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Ia pernah menjadi Anggota Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) MUI NTB periode 2021–2026, sebelum kemudian dipercaya sebagai Sekretaris Komisi PRK MUI NTB periode 2026–2031.

Melalui peran tersebut, Dr. Erma aktif memberikan kontribusi dalam isu-isu perlindungan perempuan, ketahanan keluarga, pendidikan generasi muda, serta penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Inspirasi bagi Kader Perempuan PMII

Perjalanan Dr. Erma Suriani menjadi bukti bahwa proses kaderisasi PMII mampu melahirkan perempuan-perempuan pemimpin yang berintegritas, berprestasi, dan memiliki komitmen kuat terhadap pengabdian.

Mulai dari aktivis KOPRI PMII, akademisi, pimpinan program studi, Kepala PSGA, pengurus Muslimat NU, pengurus MUI, hingga Ketua IKA PMII Cabang Mataram, seluruh perjalanan tersebut menunjukkan kesinambungan nilai-nilai kaderisasi PMII yang terus hidup dalam ruang pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.

Bagi kader PMII, khususnya kader perempuan, sosok Dr. Erma Suriani menjadi inspirasi bahwa kepemimpinan dibangun melalui proses belajar yang panjang, konsistensi dalam organisasi, serta dedikasi tanpa henti untuk kemajuan masyarakat.

Melalui kiprah akademik, organisasi, dan pengabdiannya, Dr. Erma Suriani terus menunjukkan bahwa alumni PMII memiliki peran strategis dalam mencetak generasi unggul, memperkuat moderasi beragama, serta mendorong pembangunan yang inklusif di Nusa Tenggara Barat.

Follow WhatsApp Channel berita.ikapmiintb.or.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Prof. Masnun Tahir: Rektor UIN Mataram, Ketua PWNU NTB, dari Anak Petani hingga Tokoh Nasional
Prof. Dr. H. Muhammad Saleh Ending, M.A
Sejarah Awal Masuk PMII di Mataram: Jejak Pergerakan Mahasiswa Islam di Nusa Tenggara Barat
Lalu Misban: Ketua Pertama PMII Mataram dan Pelopor Kaderisasi PMII di Nusa Tenggara Barat
Lalu Putrajab: Tokoh Perintis dan Penggerak Awal PMII Mataram
Drs. H. Marinah Hardy: Tokoh Penggerak PMII Mataram dan Penjaga Estafet Kaderisasi
Drs. H. Moh. Jamiludin, MM Pemimpin Regenerasi PMII Mataram dan Penguat Tradisi Kaderisasi
Jayadi : Dari PMII Menuju Pengabdian untuk Nahdlatul Ulama dan Pemberdayaan Masyarakat

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:58 WITA

Prof. Dr. H. Muhammad Saleh Ending, M.A

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:57 WITA

Sejarah Awal Masuk PMII di Mataram: Jejak Pergerakan Mahasiswa Islam di Nusa Tenggara Barat

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:57 WITA

Lalu Misban: Ketua Pertama PMII Mataram dan Pelopor Kaderisasi PMII di Nusa Tenggara Barat

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:57 WITA

Lalu Putrajab: Tokoh Perintis dan Penggerak Awal PMII Mataram

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:57 WITA

Drs. H. Marinah Hardy: Tokoh Penggerak PMII Mataram dan Penjaga Estafet Kaderisasi

Berita Terbaru

Prof. Dr. H. Muhammad Saleh Ending, M.A

PMII & ALUMNI

Prof. Dr. H. Muhammad Saleh Ending, M.A

Jumat, 10 Jul 2026 - 16:58 WITA